Pernikahan kaka saya,Gloria Limbong d4xengan calon suaminya Raja Simanullang membawa kami, pada perjalanan ini.
Acara pernikahan ini diadakan di Pematang Siantar sabtu ini, 8 Juni 2013. Semoga berjalan dengan baik :))
Pukul 3,adikku,Epifany,membangunkan saya dan abang saya,Samuel, dengan cara yg cukup menyebalkan.
Mukul2in kaki kami..huh,emang adikku kurang bisa berkomunikasi dengan gerak tubuh yg lebih halus. Apa kami yg terlalu malas bangun? Yaiyalaaah,siapa yg ga malas bangun jam 3 subuh?
Pukul setengah5 kami sampai ke Bandara Soekarno-Hatta diantarkan oleh
supir taxi Pratama. Taxi yg kutemukan sedang stop di dekat kontrakan,yg
supirnya sedang tidur waktu itu.
Setelah cek in,beberes,nunggu waiting room (yaiyalah,masa nunggu di rest room) akhirnya kami berda di pesawat pukul 5.20.
Jam 6 lewat 15 mnt baeu berangkat,dr yg dihadwalkan baru berangkat
pada pukul 6. Kalo ga delay bukan maskapai penerbangan Indonesia
namanya.
Jam 8 lewat 15 mnt kami sampai di Bandara Polonia..naik taxi Paradep
(saya kira pertama kali paradef dan mungkin karena orang yg nyebur orang
sunda makanya disebur paradep,,eh ternyata emang paradep) disupiri oleh
pria karo bermarga Hutahaean.
setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam. Kami akhirnya sampai
di pematang Siantar pada pukul 1. Di rumah yg beralamat di jalan ,saya
mondar mandir,yg laen pada pergi tinggal saya dengan bang Posan.
Abang tertidur duluan,lalu 20 menit kemudian saya menyusul.
Dan saya pun bermimpi lagi. |
Wednesday, June 5, 2013
Perjalanan dari Jakarta ke Pematang Siantar
Monday, June 3, 2013
Mimpi, Bunga sekaligus Duri Tidur
akhir-akhir
ini saya sering bermimpi tiap malam. hampir selalu. biasanya tidak
pernah sesering ini. tapi saya selalu lupa akan mimpi saya itu.
jadi
mulai hari ini, agar saya mengingat-ingat mimpi saya untuk kedepannya,
saya ingin menuliskan semua mimpi saya itu di blog ini.
mimpi
saya tidak pernah beralur. lompat-lompat. saya juga heran, tiba-tiba
ngeliat A, ga lama kemudian tiba-tiba ngeliat B. apa ini menggambarkan
sifat saya yang terlalu lincah? entahlah.
sering sekali, lagi asik bermimpi tiba-tiba udah pagi aja.
dan
kebiasaanya, jika saya bermimpi yang lumayan panjang, efeknya adalah
badan saya jadi pegal, kepikiran akan mimpi dan ngantuk di siang hari.
jadi sebenarnya mimpi itu bagi saya adalah bagian dari tidur yang tidak berkualitas.
namun apa daya, kita kan tidak bisa mengatur apa yang terjadi di alam bawah sadar.
ibaratnya
kita sedang naik wahana Halilintar di Dunia Fantasy, Ancol. kita kan
tidak bisa mengatur gerakan dari Roller Coaster. kita hanya bisa
mengikuti kemana roller coaster bergerak dan berteriak : "huaaaaaaa".
atau. kita mengambil keputusan untuk tidak naik wahana tersebut.
nah
masalahnya berbeda dengan main Halilintar, mimpi itu adalah bagian dari
tidur. itu tidak bisa dipisahkan. jika mimpi anda bagus, singkat, lalu
terlelap, dan pada akhirnya anda mendapatkan tidur yang berkualitas,
artinya anda beruntung. namun jika mimpi anda tidak jelas, bikin kita
berpikir, dan akhirnya cape sendiri (emang ada yah istilah "cape mikir"
di mimpi? haha), tidur tidak nyenyak lalu mendapatkan tidur yang tidak
berkualitas; artinya anda lagi sial dan harus memulai pagi dengan tidak
semangat, dan membuat kepala anda penuh dengan pertanyaan : mimpi apa
tadi yah? apa artinya mimpi tadi yah?
dan kita tidak bisa memilih untuk tidak tidur, karena manusia pasti butuh istirahat. kecuali anda Iron Man.
dan jika sudah tidur pilihannya cuma 2. mimpi atau tidur nyenyak.
menurut
saya dan menurut salah seorang teman saya, mimpi itu tidak ada yang
mimpi indah atau buruk. yang ada hanyalah tidur yang nyenyak atau tidak.
saya
pernah mencoba untuk tidur nyenyak dengan cara membuat badan saya
selelah-lelahnya sepanjang hari. yang otomatis membuat kita kehabisan
energy lalu tertidur pulas. namun masalahnya, rutinitas kita tidak
seperti itu, terkadang seharian kita cuma berada di depan komputer,
seharian cuma duduk. pasti tidak akan mendapatkan "kelelahan" yang
cukup. namun jika dipaksakan untuk beraktifitas lanjut, tubuh akan
menolak dan membuat kita hanya akan duduk malas-malasan.
malam ini saya bermimpi, tentang banyak hal.
pertama.
saya
berada tangga bersama abang saya, samuel. posisi abang saya berada di
deretan tangga yang lebih tinggi dari saya. lalu kakak, mama, dan
saudara yang lain melihat ke arah abang dan melemparkan makanan. lalu
mama seperti mengatakan : "itu lihatlah bagaimana cara makan yang baik"
aneh. dan menurut saya tidak ada artinya.
kedua.
saya
bermimpi saya sedang berada 1 mobil bersama tulang saya, Tulang Juanda,
saya sedang dibawa mutar-mutar. saya berada di bangku terdepan, dan di
samping saya juga ada Tulang Boris. lalu Tulang Juanda seperti sedang
mabuk membawa mobil itu.
ending? nihil. saya cuma ingat sampai disitu.
ketiga.
arrrggghhhhh..kelupaan, padahal pagi tadi saya masih ingat sepotong-sepotong.
huaa
ah sudahlah, yang penting, sudah ada 2 mimpi yang teringat oleh saya, setelah mimpi2 yang sebelumnya berlalu bergitu saja.
see you in next dream.
Interior Rumah type 36
Kerjaannya belum kelar sih, cuma iseng2 upload aja..
katanya jangan dibikin mewah, takut costumernya nanti ketipu, hehe
Skecthup 8
Render pake V-ray 1.49
Sedikit soto :))
![]() |
| Ruang tamu |
Thursday, May 23, 2013
Arsenal Next Season
![]() |
| Koscielny, Pencetak Gol kemenangan atas Newcastle |
Setelah memastikan diri untuk mengikuti kualifikasi
Liga Champions musim depan, Arsenal diperhadapkan dengan pertanyaan klasik :
“apa yang akan Arsenal perbuat musim depan?”. Bukan hanya pendukung Arsenal
yang penasaran akan jadi apa Arsenal musim depan, tapi juga kubu fans lawan
yang setia mengolok-olok, bahkan jika melihat kenyataan bahwa timnya tidak
mampu untuk lolos dari fase grup Liga Champions. Apakah akan puasa gelar lagi
seperti 8 tahun sebelumnya? Atau akankah membuat tonggak perubahan dengan
memutarbalikkan pendapat orang (yang mengatakan bahwa Arsenal sudah cukup puas dengan
peringkat 4 dan lolos Champion) yaitu menjadi juara, minimal di salah satu 3
kompetisi besar, Premiere League, Champions League, FA Cup (atau minimal Piala
Liga). Sebagai fans setia Arsenal yang selalu mengikuti perkembangan tim ini,
saya tentu mengharapkan hal yang pertama. Dengan melihat ucapan Gazidis dan
Wenger yang mengatakan, bahwa musim depan patut lebih dihargai dengan sebuah
trofi. Seharusnya Arsenal cukup serius untuk menjadi seorang juara.
Arsenal, 2013-2014
Apa evaluasi di musim 2012-2013 yang baru saja lewat?
![]() |
| Arsenal di Liga Champion |
- Skuad
Dibandingkan dengan musim sebelumnya skuad musim ini bisa dikatakan adalah tim bentukan baru lagi. Dengan keluarnya Van Persie, Arsenal seperti ditinggalkan sepertiga dari kekuatannya. Faktor keluarnya RVP adalah ketidaksepahaman mengenai perpanjangan kontrak dengan manajemen klub entah gaji atau motivasi si pemain sendiri, entahlah. Tapi justru dengan keluarnya RVP, justru membuat team work tim ini semakin bagus, dapat dilihat dari meratanya orang yang mencetak gol an assist. Walcott dan Cazorla secara luar biasa membuat double-double (assist dan gol lebih dari 10). Tidak seperti musim lalu, yang hampir setengahnya dicetak oleh RVP (30 gol). Pemain yang baru dibeli menunjukkan kapasitasnya, seperti Lukas Podolski, Santi Cazorla, Oliver Giroud, dan Monreal (yang masuk di tengah musim bertepatan dengan cederanya Kieran Gibbs). Otomatis secara tim, Arsenal lebih kuat dari musim lalu yang memang one man team.
Cazorla - Giroud - Podolski
Skuad musim lalu yang ber-pakem 4-3-3, yang diisi :Szczesny/Vito Mannone, Sagna/Jenkinson, Vermaulen, Per (Kos), Gibbs, Song, Arteta/ Ramsey, Wilshere /Rosicky, Gervinho, RVP, Walcott; sedikit bertransformasi dengan 4-3-3 (atau terkadang 4-4-2) yang diisi : Szczesny/ Fabiasnky, Koscielny/Vermaulen, Per, Gibbs/Monreal, Sagna (terkadang Ramsey), Arteta, Wilshere/Rosicky, Cazorla, Ramsey/ Podolski, Giroud, Walcott/ Gervinho. Pemain-pemain yang lain cenderung jarang dimainkan hanya dimasukkan sebagai pemain pengganti di sisa menit terakhir, atau ajang Piala Carling atau sisa penyisihan grup UCL. - Kompetisi
Arsenal musim ini mengumpulkan poin 73, lebih tinggi 6 poin dari musim lalu (67), dapat Arsenal simpulkan jika Arsenal memang baik musim ini. Arsenal lagi-lagi merayakan St. Totteringham’s day setelah unggul 2 poin atas Tots di papan klasemen, yang membuat mimpi Tots berlaga di Liga Champions terkubur dalam-dalam.
Secara garis besar, Arsenal tidak memiliki amunisi yang cukup untuk bersaing di Liga Primer, melihat perbedaan poin yang sangat besar dengan MU. Di piala Carling secara mengejutkan Arsenal dihentikan oleh Bradfort City dengan Adu penalty. Di piala FA Arsenal juga terhenti secara mengejutkan dari Blackburn Rovers. Arsenal justru membuat kejutan di Liga Champions musim ini, dengan kepala tegak, Arsenal disingkirkan oleh Munchen (finalis musim ini). Pada pertandingan awal memang mengecewakan Arsenal dikalahkan dengan skor 1-3 di Stadion Emirates, tapi secara luar biasa Arsenal membalikkan keadaan dan berbaik unggul 2-0 di Kandang Munchen. Namun agregat gol yang memupus keinginan Arsenal untuk mengangkangi Munchen. - Internal Team
Tidak ada masalah yang terjadi musim ini, rumor basi dipecatnya Arsene Wenger oleh kubu luar yang tidak benar-benar mengenal Arsenal, masih terdengar. Justru gossip Wenger akan melatih Madrid atau PSG di musim depan yang lebih kencang bunyinya, tapi langsung ditampik oleh sang Profesor. Yang unik adalah, momen setelah kalah dari Munchen, Arsene Wenger membuat keputusan yang agak menarik, namun saya sendiri agak ngeri sebenarnya, yaitu : mencadangkan Szczesny dan Vermaulen yang dinilai tampil kurang konsisten, padahal mereka tidak cedera. Vermaulen, sebagai Kapten tim, bahkan sampai pertandingan terakhir masih dicadangkan. Szczesny perlahan tapi pasti, seiring dengan cederanya, Fabiansky yang tampil sangat baik di 5-6 pertandingan sebelumnya, akhirnya merebut kembali posisi sebagai kiper utama.
Dengan hasil yang masih sama dengan musim-musim
sebelumnya, yaitu Arsenal belum mendapatkan gelar, Arsenal seharusnya mensyukuri
satu hal, yaitu : dengan konsisten Arsenal selalu berada di 4 besar selama 17
tahun. Memang secara kasat mata, itu terdengar sepele, namun lihatlah
pesaing-pesaing Arsenal. Bayangkan bertahun-tahun Everton tidak pernah lolos ke
UCL, padahal skuad everton musim ini sungguh menjanjikan, diisi oleh
pemain-pemain brilian seperti Fellaini, Bainess, Pienaar, dll. Lalu Liverpool,
bayangkan uang yang sudah dikeluarkan untuk mencapai ambisi mereka masuk ke 4
besar, dengan adanya pemain-pemain jenius seperti Suarez, Strurridge, Gerrard,
Coutinho, dll seharusnya mereka juga berhak untuk salah satu tiket itu. Dan
yang paling terakhir adalah Tots, tim yang satu ini adalah tim yang pastinya
sangat kecewa. Karena mereka sebelumnya, sempat beberapa pekan berada
diperingkat 4 bahkan peringkat 3. Dan dibantu oleh materi pemain seperti Bale,
Adebayor, Lennon, Lloris, Verthongen, dll sepertinya adalah hal mustahil Arsenal
bisa mengalahkan mereka.
Memang jika berbicara mengenai gelar, dapat berada di
4 besar bukanlah sebuah gelar, tapi itu adalah sebuah anugerah dan juga kesuksesan
Arsenal mengubah mainset orang, jika ingin berada di level atas, maka tim itu
harus membeli pemain yang mahal dan hebat. Lihatlah United, City, Chelsea yang
berada di atas Arsenal, yang perlu belanja besar untuk jadi tim hebat. Dengan
materi yang bisa dibilang kelas 2 tapi Arsenal mampu berada di Liga Champion.
Proud with that fact.
Arsenal, 2013-2014
Bicara mengenai musim 2013-2014 adalah bicara
mengenai tim yang terbentuk mental dan team worknya di musim sebelumnya dan ternyata
cukup memberikan respon yang baik sebagai salah satu tim yang akan bersaing di
liga Primer Inggris, FA dan Carling, dan jika beruntung, akan melangkah jauh di
UCL musim depan. Tapi dengan syarat, Arsenal juga cukup memberikan perhatian
yang lebih di bursa transfer. Karena Arsenal masih butuh ditambal di beberapa
lini, seperti posisi Defensive Midfileder dan posisi Full back kanan, untuk
mewanti-wanti kepergian Sagna yang habis kontaknya musim depan. Sisanya cukup
mematangkan mental dan juga menjaga momentum luar biasa yang dibawa dari musim 2012-2013.
![]() |
| Selebrasi Perpanjangan Kontrak Theo Walcott :) |
Kelemahan Arsenal dari musim-musim sebelumnya adalah kebiasaan
menjual pemain yang di musim sebelumnya bermain fantastis dan sudah nyetel
dengan Arsenal ways (bermain cepat, dan pintar dalam membuka ruang) dan
berlabel pemain bintang. Akibatnya setiap musim, Wenger seperti sedang mengajari
setiap pemain baru yang masuk, untuk bisa menyesuaikan diri dengan model
bermain Arsenal. Menjual pemain sebenarnya bukan tanpa sebab, itu dilakukan
(menjual pemain) untuk mencegah pemain pindah secara gratis seperti Flamini
(pindah ke Milan dengan status free transfer); atau faktor dari pemainnya
sendiri yang memang ingin pindah, seperti Fabregas; atau juga faktor umur, yang
sempat diberlakukan oleh Wenger pada Pires, Ljungberg, dan Henry. Namun entah
kenapa tidak berlaku buat Rosicky (my fave's one)
Kelemahan diatas sepertinya tidak akan terulang lagi
di musim depan, karena menurut hemat saya Arsenal tidaklah mempunyai pemain
yang benar-benar berstatus bintang pada saat ini. Yang ada hanyalah pemain muda
yang berpotensi sebagai bintang dimasa depan seperti, Wilshere, Gibbs, dan
lainnya. Dan tentunya klub-klub besar juga ogah-ogahan untuk mau memoles pemain
muda seperti itu untuk menjadi bintang. Kan lebih baik jika mereka merekurt
pemain yang sudah jadi. Jadi untuk saat ini, peluang pemain keluar dari Arsenal
sepertinya mengecil. Terkecuali untuk kasus Thomas Vermaulen, yang belakangan
dicadangkan. Saya juga belum mengerti kenapa sampai pertandingan terakhir
Vermaulen blm diberi kepercayaan, padahal jika memang landasannya ingin
memberikan peringatan kepada Vermaulen, seharusnya cukup dengan 2-3 partai
saja. Apakah Wenger berjaga-jaga jika Vermaulen akan menjadi The Next Captain who sold? atau apakah
memang ingin membagi rata porsi bermain dengan Koz dan Per? Tidak ada yang
tahu. Waktu yang akan menjawab kemana Vermaulen musim depan berada. Saya pribadi
tetap menginginkan dia dalam tim, karena statusnya sebagai kapten, keberadaannya
akan sangat mempengaruhi performa tim nantinya.
![]() |
| Jovetic |
![]() |
| Benteke |
Untuk pemain baru yang sedang diincar, akan sangat
memuaskan jika memang Arsenal mempunyai kesepakatan dengan Fiorentina soal Jovetic,
atau Aston Villa soal Benteke, atau Malaga soal Isco (terbayangkan oleh saya
Trio Cazorla-Monreal-Isco J).
Dengan hadirnya pemain yang berlabel bintang seperti ini, saya yakin tim yang
ada akan semakin termotivasi untuk memenangkan sesuatu musim depan. Memang jika
melihat pos yang akan sudah dijejali oleh pemain-pemain macam Walcott,
Podolski, Gervinho, Giroud, dan Ox. Mungkin nantinya akan terjadi persaingan
dalam tim. Namun tidak apa-apa, toh itu juga yang terjadi pada musim-musim
dimana Arsenal merajai Liga Inggris, dimana pemain bagus juga mengisi bench. Dan untuk hal itu saya sepenuhnya
yakin dengan cara Arsene Wenger nanti menyusunnya.
![]() |
| Tahun terakhir Bacary Sagna |
Untuk pemain yang diepas, sepertinya Arshavin,
Chamakh, Squillaci, Andre Santos, Bendtner sudah saatnya untuk benar-benar
pergi, mengingat sulitnya untuk menembus skuad utama Arsenal (saya pribadi
sangat menyayangkan Arshavin, I love the way this player change the game).
Untuk pemain seperti Ryo, Eisfield, Gnabry, sepertinya akan diloan, atau
mungkin juga Ox, jika bintang2 yang diatas tadi benar-benar didatangkan.
Kompetisi musim depan akan semakin sulit, dengan
keinginan tim-tim lain yang juga sangat terasa ambisinya untuk meraih juara,
bahkan untuk sekedar menggeser posisi penghuni top four. Chelsea akan sangat berbahaya dengan (jika kembali)
Mourinho-nya, dan juga pemain-pemain bintang yang dimilikinya. MU dengan
ke-stabilannya. City dengan kekuatan dananya. Walau saya cukup yakin MU dan
City akan kurang bersaing musim depan dengan melihat faktor pelatih hebat yang
tidak mereka punya. Dan jangan lupa Tots, tapi itu dengan ketentuan Bale belum
pindah, hehe. Liverpool juga akan berbahaya, tapi saya cukup yakin, maksimal
hanya akan menembus 4 besar. Untuk Everton, sayangnya, sepertinya musim ini
adalah musim terakhir mereka berada di atas seteru mereka, Liverpool, karena lagi-lagi
karena faktor pelatih, ya David Moyes yang hijrah ke MU.
![]() |
| Arsene Wenger |
Dengan melihat peluang di atas, dengan carut marutnya
internal semua tim, dimana semua tim akan mempunya pelatih baru kecuali Arsenal
dan Tots, seharusnya Arsenal mampu membuat momen baik ini menjadi sebuah
kesempatan untuk meraih sukses.
Berharap Arsenal mampu menunjukkan karakternya sebuah tim yang dibangun berdasarkan team work, kepercayaan, dan juga mental yang bagus untuk mengalahkan tim yang dibangun dengan kemewahan dan cara bermain pragmatis di musim depan, dan akhirnya akan meraih gelar juara yang sudah lama fans rindukan J. Come on You Gooners. VCC.
Wednesday, May 8, 2013
Bekerja secara Profesional vs Kekeluargaan
![]() |
| from : http://abihulwa.blogspot.com |
(tulisan yang seharusnya di upload jumat kemarin, tapi gara-gara ga
sempat, baru hari ini, 08 mei 2013, bisa diselesaikan) Selamat jumat sore,
teman-teman. Ga kerasa yah sudah ketemu hari jumat lagi. Artinya libur lagiii.
Disore yang agak cerah ini (padahal saya ga tahu diluar sana cerah apa engga
:D, sembari mengerjakan tugas kantor, saya
ingin sedikit berbagi cerita tentang dunia pekerjaan yang sudah hampir 2 tahun
lebih saya geluti, baru sih. Tempat dimana kita menggantungkan perekonomian
kita sehari-hari.
Jika ditanya kepada anda, jenis pekerjaan apa yang anda inginkan,
tentunya dengan gampang anda akan menjawab : ingin menjadi PNS, ingin bekerja
di BUMN, ingin jadi pengusaha kaya, dan lain sebagainya. Tidak ada yang akan
memilih : “ingin menjadi kuli panggul, karena saya ga tega ada orang lain yang
angkat2 goni berisi 30kg tiap 10 menit”. Semua orang pasti ingin pekerjaan yang
sangat baik, dan kalau bisa “ga kerja apa-apa, tapi dapat duit”.
Semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan pekerjaan yang gampang
tapi mempunyai peluang untuk mendapatkan penghasilan yang besar, terkadang “sangat
besar” seperti orang-orang di DPR sana. Dan orang-orang mulai lupa apa yang
dinamakan dengan “kenyamanan bekerja”. Ya, kenyamanan bekerja. Aspek lain
diluar penghasilan, fasilitas, jaminan hari tua, dan sebagainya. Kenyamanan
bekerja tidak dapat diukur oleh materi. Tingkat Kenyamanan bekerja seseorang dapat
dinilai dari bagaimana seseorang menikmati pekerjaan atau menjalani tanggung
jawab yang dia pegang tanpa dia banyak berkeluh kesah.
Ada 2 tipe suasana pekerjaan yang mendukung seseorang untuk menikmati
pekerjaan.
Tipe yang pertama : Bekerja
secara Profesional
Ini adalah tipe yg sangat konservatif, tipe yang mempunyai ciri2 :
- Memakai sepatu pantopel sepanjang hari.
- Memakai seragam yang rapi, berkerah, rok (untuk wanita),kemeja, dll
- Mempunyai work hour tetap yaitu 8 jam, biasanya sih dari jam 8 sampai jam 5. Ga kurang dan ga lebih. Pokoknya 8 jam mesti stand by di depan computer. Biasanya, untuk menertibkan, perusahaan membuat aturan denda, untuk menertibkan karyawan. Seperti kantor lama saya mempunyai peraturan jam masuk yang ketat. Yakni jika lewat jam 8 masuknya makan akan kena denda 10rb rupiah.
- Diberi makan siang
- Biasanya gajian tanggal 25 :D
- Dan lainnya
![]() |
| from : http://bubusayangelmo.blogspot.com/ |
Tipe ini merupakan tipe yang ke”kota-kotaan” sekali. Enaknya, perusahaan
diwajibkan memberikan tunjangan seperti Jamsostek, asuransi kesehatan, jatah
cuit 12 hari, dsb. Untuk perusahaan tertentu malah ada tunjangan lain yang
berupa bensin, uang makan di luar kantor, tunjangan luar kota, dan lainnya.
Untuk beberapa kalangan, bekerja secara professional adalah tipe
pekerjaan yang disukai. Mereka suka untuk berlaku secara teratur, dan bekerja
dibawah perintah. Teorinya : bekerja sesuai dengan order.
Perusahaannya biasanya terletak di daerah pusat bisnis, seperti :
Thamrin/Sudirman, Pemerintahan, dan sebagainya. Jenis usahanya juga seputar keuangan,
akuntan, asuransi, dan semacam itu.
Tipe yang kedua adalah Bekerja
secara kekeluargaan
Ini adalah tipe yg sangat konservatif, tipe yang mempunyai ciri2 :
- Mau pakai sandal boleh, mau ngesot juga terserah.
- Seragamnya apa aja boleh, mau pake kaus kutang juga ga masalah, asal ga telanjang aja. Tapi biasanya sih, kaus berkerah tapi rapi aja
- Masalah jam kerja, tipe ini sangat flexsibel, terkadang Cuma 4 jam bekerja, terkadang bisa sampai 2 hari-an ga pulang-pulang.
- Biasanya gaji sudah all in, jadi ga dikasih makan siang. Enaknya kita bisa milih mau makan apa, ga enaknya, ya tentu aja keluar duit lagi buat makan L
- Waktu gajian kurang lebih sama dengan kantoran biasa (profesional) tapi terkadang kalau order lagi sepi yah, sering juga mundur ke tanggal 1 bulan depannya.
- Dan lainnya (copy paste dari atas)
Tipe ini biasanya bergerak di bidang Design (biro arsitek, kontraktor
kecil-kecilan, dsb) dan usaha kecil-kecilan, istilahnya bisnis menengah ke atas
lah. Untuk lokasinya biasanya sih berada di perumahan-perumahan. Maksudnya supaya
tidak terhitung sebagai kantor (biasalah untuk menghindari wajib pajak). Untuk jaminan, biasanya hanya diberi juga
sudah bertahun-tahun bekerja di PT tersebut.
Jika harus memilih, anda akan memilih yang mana? Atau mungkin pertanyaanya
diganti, tipe mana yang menurut anda tipe terbaik untuk menunjang kenyamanan seseorang
dalam pekerjaan?
Masing-masing individu pasti punya selera dan kesukaan yang
berbeda-beda. Nah jika ditanyakan ke saya, dengan latar belakang saya berasal
dari dunia Arsitek, saya lebih suka jika di-mix kan antara keduanya. Ada beberapa hal baik yang bisa kita dapatkan
dengan metode kantoran (baca : profesional) yaitu masalah asuransi kesehatan, Jamsostek.
2 hal ini adalah hal penting untuk hari depan. Karena keselamatan adalah nomor
satu (kalau kata K3) dan hari tua harus direncanakan dari sekarang, minimal yah
dari jamsostek tadi. Itu lah hal baik yang dapat kita ambil dari metode
kantoran. Yang lainnya saya kurang setuju.
Untuk metode kekeluargaan saya sangat menyukai semua caranya,
terkecuali soal penghargaan terhadap karyawan yang tidak kita dapatkan dari
kantor, seperti jaminan kesehatan, lahiran istri, dll.
Saya mempunyai beberapa kritik terhadap metode kerja kantoran yang tipe
pekerjaannya hanya di belakang monitor saja :
- Memakai sepatu pantopel sepanjang hari.Buat apa sih memakai sepatu pantopel terus? Toh ga ada yang lihat, dan kaki anda berpotensi kena jamur jika anda tidak rajin mengganti kaus kaki anda. Apalagi dapat menimbulkan aroma yang tidak sedap. Yang kalau bau lebih mirip bau air got dari pada bau kaki.
- Memakai seragam yang rapi, berkerah, rok (untuk
wanita),kemeja, dllBahwasanya tidak ada gunanya kita rapi-rapi berangkat ke kantor, padahal seharian ga kemana-mana, seharusnya berpakaian santai saja, itu cukup. Terkecuali anda adalah orang marketing yang memang jam terbangnya tinggi, harus meeting kemana-mana.
- Mempunyai work hour tetap yaitu 8 jam, biasanya sih dari jam 8 sampai jam 5. Ga kurang dan ga lebih. Pokoknya 8 jam mesti stand by di depan computer.Pengalaman saya ketika saya bekerja kantoran, waktu efektif saya bekerja hanya sekitar 4 jam. Bayangkan waktu 4 jam lagi yang kita habiskan hanya untuk buka internet, curi-curi waktu maen game, tidur, dsb. Bukankah lebih baik secukupnya aja, tapi jika memang dibutuhkan ya lembur 3 hari ya jangan ditolak.
- Biasanya, untuk menertibkan, perusahaan membuat aturan denda, untuk menertibkan karyawan.Buat apa sih membuat denda ga jelas seperti ini? Bukankah mood orang bekerja itu berbeda-beda? Saya lebih prefer membebaskan jam masuk kerja karyawan, supaya dy mendapatkan mood yang terbaik pada hari itu untuk bekerja. Kalau seharian ga mood yaudah potong gaji aja :D.Dan lagi jam kerja yang berbeda dengan kantor lain akan membuat stress anda selama perjalanan ke kantor akan berkurang, secara jam macet kan dari jam 6 pagi ke jam 8 dan dari jam 5 sore ke jam 8 malam. Nah dengan mundurnya jam masuk, yang berakibat kepada mundurnya jam pulang, bukankah kita justru menghindari jam macet?Masing-masing orang pasti mempunyai penilaian yang berbeda, tapi menurut saya, jika seseorang nyaman akan pekerjaannya, niscaya walau, cuma 3 jam di tempat kerja, biasanya hasil pekerjaannya bisa lebih baik dari pada orang yang ga nyaman dan diaksa berasa di ruangan selama 8 jam.
Kenyamanan bekerja menghasilkan karya yang baik.
Tapi memang kembali lagi ke orangnya, terkadang dengan kondisi kaku,
dia malah lebih suka, bahkan lebih produktif, tergantung.
Itulah sedikit celoteh saya tentang suasana pekerjaan, banyak sih yang
diungkapkan, tapi ga tersalurkan. Mungkin di tuisan yang lain. Semoga bermanfaat.
Salam malam kamis. Selamat menunaikan ibadah kenaikan Tuhan Yesus Kristus bagi
yang merayakan. Buat yang tidak merayakan, selamat berlibur semua.
Subscribe to:
Posts (Atom)









